Selamat Datang di Website Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat
Peta Situs  Kontak    Mail    Login   
Jumat,   31 Oktober 2014
 
IPM Jabar


Pencapainya Masih Jauh dari Target

Meski pencapaian Indeks Pembangunan Manusia Barat dalam lim atahun terakhir terus  meningkat, pencapaian itu masih jauh dari target yang dicanangkan. Bahkan, selisih antara target dan realisasinya cenderung semakin besar.

            Tahun 2006, IPM provinsi ini mencapai 70,05 atau meningkat 0,75 poin dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kontribusi peningkatan IPM karena membaiknya indeks pendidikan, yakni tahun 2006 sebesar 80,61 poin atau naik 1,02 dibandingkan dengan tahun 2005 sebesar 79,59.

            Selain itu, peningkatan IPM 2006 karena membaiknya derajat kesehatan yang ditunjukan dengan angka harapan hidup (AHH) masyarakat provinsi Jabar. Tahun 2006, AHH Jabar menjadi 67,08 tahun atau meningkat 0,51 tahun dibandingkan dengan tahun 2005 sebesar 66,57 tahun.

            Sementara indeks dayabeli masyarakat hanya meningkat 0,24 poin, dari 59,18 tahun 2005 menjadi 59,42 poin tahun 2006, dengan kemampuan daya beli perkapita rat-rata Rp 557.110.

            Meski realisasi pencapain IPM selalu meningkat, selisihnya makin besar dari target yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Jabar, yakni mencapai IPM 80 poin pada tahun 2010. Misalnya, tahun 2001, IPM Jabar mencapai 66,1 poin atau selisih 2,25 poin dari target yang ditetapkan sebesar 68,35. Tahun 2006 pencapaian IPM sebesar 70,05 paahal ditargetkan 75,6 poin. Artinya, terjadi selisih yang cukup besar antara realisasi dan target, yakni sebesar 5,55 poin.

            Bahkan, hampir separuh daerah di Jabar memiliki angka IPM di bawah IPM provinsi. Misalnya, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Subang dan Karawang memiliki kualitas SDM yang belum memadai. Disana, nilai IPM masih dibawah angka rata-rata IPM Jabar.

            Tahun 2005 pencapaian IPM Kabupaten Indaramyu dan Cirebon terendah di Jabar, yakni masing-masing sebesar 64,48 dan 64,58. IPM Kabupaten Karawang 66,35 atau peringkat ke tiga terbawah.

            Adapun kota Depok dengan IPM sebesar 77,81 dan Kota Bandung dengan IPM 77,47 tercatat sebagai daerah IPM tertinggi. Kota Bekasi (75,48) dan Cimahi (75,16) berada di urutan ke tiga dan keempat.

            Melihat ketimpangan itu, target IPM 80 poin pada tahun 2010-angka yang dapat menempatkan masyarakat Jabar mampu menganyam pendidikan memadai, mudah memperoleh pelayanan kesehatan, dan mampu memenuhi kebutuhan hidupnya tampaknya sulit tercapai.

            Kondisi itu menjadi ironi manakala pemprov Jabar ingin mewujudkan visi termaju di Indonesia dan mitra terdepan Ibu Kota tahun 2010.

            Padahal, kontribusi Jabar terhadap aktivitas perekonomian nasioanal saat ini mencapai 14 persen atau terbesar ketiga setelah DKI Jakarta dan Jawa Timur.



:
  • Tahun 2007, Dishut Jabar Akan Ajukan Penanaman Mangrove
  • Dishut Jabar Sosialisasikan Sistem Dokumen Kayu Rakyat
  • Mari Kita Ciptakan Budaya Rumah Ozon
  • Target IPM Jabar 2010 Mustahil
  • Menhut Canangkan Model RHLP

    Sumber ( Koran Kompas)

  •   >> Ke Indeks Berita 




    Polling
      Menurut Anda Populasi pohon di Kota Bandung
    Sangat Banyak
    Cukup Banyak
    Kurang Banyak
    Sedikit
    Sangat Kurang


    Peta Kawasan Hutan
    Pelayanan



     

    Copyright © Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat