Inilah 5 Pulau Unik, Penghuninya Bukan Manusia, Lalu ...?

MANGGARAI, NNC - Di bumi Nusantara-Indonesia ini terdiri dari ribuan pulau besar dan kecil. Entah berapa ribu pulau pastinya yang ada di bumi Indonesia. Pasti sudah ada catatan resmi dari pemerintah Indonesia.Tetapi, bisa saja keliru, siapa tahu.

Dari pulau-pulau yang ada di Indonesia itu, masih banyak yang tidak ada penghuninya. Bagi para pencinta alam pasti sudah banyak pulau yang dikunjungi. 

Tetapi, yang pasti masih juga ada pulau yang masih perawan, alias sama sekali belum ada manusia yang mengunjunginya apalagi menempatinya.  

Kalau belum ada yang menghuni pulau tersebut, lalu siapa atau apa penghuninya? Penghuninya, iya tentu, iya isi sendiri. 

Dalam sejumlah catatan, di Indonesia ini ada sekitar 5 pulau yang menjadi habitat beberapa macam satwa. Pulau-pulau tersebut pun diberi nama sesuai dengan satwa yang menjadi penghuninya.

Selain keunikannya sebagai rumah bagi para satwa, alamnya juga menarik untuk dijelajahi. Anda bisa trekking membelah hutannya hingga menyelami perairan yang sangat jernih.

Siapa pemilik pulau itu? Secara formal, pemiliknya adalah bangsa Indonesia. Itu pemilik sah. Tetapi, secara ke dalam, pulau-pulau itu dimiliki suku-suku yang berada atau yang terdekat dengan pulau itu.

Berikut 5 pulau di Indonesia yang dihuni oleh satwa:

1. Pulau Rinca, NTT

Dengan waktu sekitar 2 jam perjalanan laut dari Labuan Bajo, Anda akan tiba di Pulau Rinca, Flores Barat, NTT. Mayoritas yang tinggal di pulau ini adalah komodo. Ada lebih banyak komodo di Pulau Rinca daripada di Pulau Komodo!

Trekking menjelajahi savana dan perbukitannya menjadi kegiatan favorit traveler di sana. Sebabnya, saat itulah Anda akan bertemu Sang Naga Purba yang sedang berjalan atau sekedar diam.

Peraturan penting di pulau ini adalah wisatawan harus terus bersama ranger atau pemandu. Jangan pernah jauh dan taati setiap peraturan yang diberikan ranger saat perjalanan. 

Selain itu, wanita yang sedang haid dilarang menginjakan kaki di pulau ini. Sebabnya, penciuman komodo sangat tajam dan berpotensi untuk menyerang. Hii!

2. Pulau Biawak, Jawa Barat

Kalau NTT punya pulau berisi komodo, beda lagi dengan Pulau Biawak di Indramayu, Jawa Barat. Sesuai dengan namanya, pulau ini menjadi habitat bagi banyak biawak. 

Dengan hutan bakau di tengah pulaunya, tak heran banyak biawak yang menempati pulai ini. Ukurannya pun beragam, ada yang kecil, sedang, hingga besar. Wuih!

Anda akan melihat reptil ini berkeliaran di pinggir pantai, di tengah hutan, hingga di perairannya. Anda harus tetap waspada saat bertemu hewan ini, meski mereka tidak agresif. Anda harus waspada terhadap sabetan ekornya!

Pulau Biawak juga memiliki alam yang eksotis. Perairan yang jernih di sekitarnya akan menggoda Anda untuk menyelam. Berbagai macam ikan laut dan karang-karang cantik akan Anda temukan di bawah airnya. 

Tidak ada manusia yang tinggal di pulau ini, hanya ada beberapa pemandu setempat. Anda pun bisa menyewa bungalow untuk bermalam di sana. Berminat?

3. Pulau Kembang, Kalimantan Selatan

Pulau Kembang terletak di tengah Sungai Barito, Banjarmasin, Kalsel. Meski berada di tengah sungai, pulau ini justru dihuni oleh ratusan monyet ekor panjang. Hutan rimbun dengan pepohonan tinggi menjulang menjadi rumah yang nyaman untuk satwa jenaka tersebut.

Dari pinggir dermaga, Anda akan melihat monyet-monyet yang sedang menunggu wisatawan datang. Memang, biasanya wisatawan yang datang ke sini selalu membawa makanan berupa pisang atau lainnya untuk hewan tesebut. 

Para monyet pun akan dengan sigap mengambil makanan dari tangan Anda. Monyet-monyet di sini tidak usil, tapi pastikan barang-barang berharga Anda tersimpan dengan benar di dalam tas.

Tingkah jenaka para monyet menjadi suguhan untuk wisatawan.

Beberapa monyet pun akan memanjat ke bahu Anda. Akan tetapi, ada baiknya Anda tidak memasuki ke bagian hutan yang lebih dalam. Sebabnya, di sana lebih banyak monyet dan ukurannya pun lebih besar. Hii!

4. Pulau Kalong, NTT

Selain Pulau Rinca dan Pulau Komodo, ada satu lagi pulau di NTT yang dihuni oleh satwa. Terletak sekitar satu jam dari Labuan Bajo, Pulau Kalong menjadi rumah bagi ribuan kalong. 

Mereka bergelantungan di tiap pohon-pohon di hutan bakaunya dan terbang bersamaan saat hari memasuki malam. Ups, ternyata wisatawan dilarang masuk ke dalam pulau ini. 

Sebabnya, Pulau Kalong juga menjadi rumah bagi banyak ular phyton atau sanca. Masyarakat setempat pun tidak ada yang berani masuk ke pulau ini. Meraka percaya, jika sekali masuk ke dalam pulau ini, maka akan sulit untuk keluar kembali.

5. Pulau Ular, NTB

Sesuai dengan namanya, pulau ini dipenuhi ratusan bahkan ribuan ular laut. Bayangkan saja, di pulau ini masih terdapat ratusan ular yang hidup di alam bebas tanpa pengamanan apa pun!

Jangan takut! Konon, ular-ular di pulau ini sangatlah jinak. Tidak pernah sekali pun ada wisatawan yang terluka karena ular-ular di pulau ini. 

Ular-ular yang mendiami pulau ini sangat unik dan bersahabat dengan wisatawan. Kenapa begitu jinak, karena suku-suku sekitar sangat menghormati ular-ular itu.

Itulah keistimewaan suku-suku di Nusantara ini, semuanya memiliki kearifan lokal. Kenapa satwa-satwa tidak diganggu? Jawabannya, karena hampir semua suku di Nusanatara ini memiliki legenda tentang keterkaitan antara manusia dan segala jenis satwa itu.

Pulau Ular termasuk dalam daerah Pantai Oi Caba, NTB. Pulau ini pun menjadi daya tarik bagi wisatawan. 

Kulitnya yang berwarna putih, perak dan hitam terlihat mengkilap karena tertimpa cahaya matahari. Berani?




Sumber ( http://www.netralnews.com/news/rsn/read/117307/inilah.5.pulau.unik..penghuninya.bukan.m)

  >> Ke Indeks Berita 

Polling

  Berapa banyak pohon yang anda tanam dalam setahun?
1 - 5 pohon
5 - 10 pohon
10 - 15 pohon
lebih dari 15 pohon
tidak menanam pohon

Home   Contact   Email   LogIn



Copyright © 2020 Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat