Dinas Kehutanan Prov Jabar

Kopi Asal Cikalongwetan Tembus Pasar Asia dan Eropa

NGAMPRAH, (PR).- Kopi asal Desa Cipada, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat menembus pasar Asia dan Eropa. Kopi jenis arabika ini dikelola oleh ratusan petani yang tergabung dalam lembaga masyarakat desa hutan setempat.

Ketua LMDH Padamaju Desa Cipada Deni Sopari mengungkapkan, kopi dengan merek Bursel (Burangrang Selatan) ini sudah dikembangkan sejak 2009 oleh 201 petani yang merupakan warga setempat. "Untuk pemasaran lokal masih di sekitar Bandung, sedangkan pasar ekspor ke Asia dan Eropa itu dilakukan melalui eksportir," ujarnya, Minggu 21 April 2019.

Dia menuturkan, untuk pasar ekspor, kopi Bursel sudah menembus Negara-negara Eropa, seperti Jerman dan Belgia, sedangkan Asia ke Korea Selatan serta wilayah Timur Tengah, seperti Kuwait. Sementara pasar lokal, baru mencakup wilayah Ciwidey dan Pangalengan, Kabupaten Bandung.

Kopi Bursel ini, menurut Deni, dikembangkan di atas lahan seluas 188 hektare pada ketinggian 1.100-1.300 meter di atas permukaan laut. Dengan ketinggian tersebut, dihasilkan kopi dengan cita rasa yang unggul dan banyak diminati para pencinta kopi.

Saat ini, harga kopi di tingkat petani tergolong cukup baik meskipun dia berharap ada peningkatan. Untuk kopi dalam bentuk ceri, dijual seharga Rp 9.000/kg, sedangkan dalam bentuk gabah dijual Rp 26.000/kg.

"Kami harap harga kopi bisa lebih meningkat, misalnya dalam bentuk ceri bisa dijual lebih dari Rp 12.000/kg, dan gabah di atas Rp 30.000/kg," tuturnya.

Deni juga mengungkapkan, sejauh ini untuk pemasaran kopi Bursel dilakukan melalui berbagai pameran di tingkat kabupaten, provinsi, dan nasional. Bahkan awal Mei mendatang, rencananya kopi Bursel akan diikutkan pada pameran kopi internasional World of Coffee di Jerman.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengelolaan Destinasi Parwisata pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan KBB David Oot mengapresiasi para petani yang mengembangkan kopi Bursel, sehingga bisa menembus ekspor ke berbagai negara. Menurut dia, Kopi Bursel ini menjadi pengembangan destinasi baru dengan keunikan kopi yang satu areal dengan wisata alam.

"Kopi Bursel ini juga sudah mendapatkan sertifikat halal, sehingga bisa dipasarkan ke Timur Tengah. Kopi ini menjadi salah satu unggulan di Bandung Barat selain beberapa kopi lainnya, seperti kopi Tangkubanparahu yang memiliki daya tarik wisata," ujarnya. ***



Sumber ( https://www.pikiran-rakyat.com/ekonomi/2019/04/21/kopi-asal-cikalongwetan-tembus-pasar-asia-dan-eropa)

Telah Dibaca:197 Kali


Polling

  Berapa banyak pohon yang anda tanam dalam setahun?
1 - 5 pohon
5 - 10 pohon
10 - 15 pohon
lebih dari 15 pohon
tidak menanam pohon

Home   Contact   Email   LogIn



Copyright © 2019 Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat