Selamat Datang di Website Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat
Peta Situs  Kontak    Mail    Login   
Sabtu,   25 Oktober 2014
 
 Kabupaten Bogor
 Kabupaten Sukabumi
 Kabupaten Cianjur
 Kabupaten Purwakarta
 Kabupaten Bandung
 Kabupaten Garut
 Kabupaten Ciamis
 Kabupaten Sumedang
 Kabupaten Kuningan

 


CAGAR ALAM DAN TAMAN WISATA ALAM GUNUNG TANGKUBAN PERAHU


KEADAAN FISIKKAWASAN

Luas dan letak
Cagar Alam (CA)dan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkuban Perahu ditetapkan berdasarkanSurat Keputusan Menteri Pertanian No. 528/Kpts/Um/9/74 tanggal 3-9-1974 denganluas kawasan 1.660 Ha, yang dibagi ke dalam dua bagian yaitu : CA seluas 1.290Ha dan TWA seluas 370 Ha.

Menurutadministrasi pemerintahan, masuk ke dalam wilayah Kecamatan SagalaherangKabupaten Subang dan Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung.

Topografi
Secara umum topografi kawasan ini bergelombang dengan lerengyang terjal Ketinggian tempat mencapai 1.150 2.684 meter di atas permukaanlaut. Gunung Tangkuban perahu mempunyai bentuk seperti perahu terbalik,sehingga nama tersebut sesuai dengan bentuk yang menurut bahasa setempatdisebut tangkuban perahu yang berarti perahu terbalik.

Iklim
Berdasarkan klasifikasi dari Schmidt dan Ferguson, iklimnya termasuk  tipe iklim B dengan curah hujan sekitar2.000- 3.000 mm per tahun. Temperatur berkisar antara 15 derajat Celcius 29derajat Celcius dan kelembaban udara rata-rata 45%-97%.

 
POTENSI BIOTIK KAWASAN

Flora
Kawasan CA dan TWA Tangkuban Perahu merupakanperwakilan dari tipe ekosistem hutan hujan pegunungan, dengan jenis tumbuhanyang ada adalah : Puspa (Schima walichii), Pasang (Quercus sp), Kihiur(Castonopsis javanica), Jamuju (Podocarpus imbricatus), Rengas (Glutta rengas),Saninten (Castanopsis argentea) dan lainnya.

Tumbuhan yang tumbuh dekat kawah hampir semuanya terdiriatas jenis tumbuhan yang sama, yaitu : Manarasa (Vaccinium sp), dan Jambu alas(Zizigium densifora). Dari jenistumbuhan bawah di dominasi oleh jenis paku-pakuan ( 200 jenis).

Fauna
Satwa liar yang ada dalam kawasan hutan, antara lain : Macankumbang (Panthera pardus), Surili (Presbytis aygula), Lutung (Trachypitechusauratus),  Babi hutan (Sus viratus),Kijang (Muntiacus muntjak), Trenggiling (Manis javanica), Jelarang (Ratufabicolor), Tando (Petaurista elegans) dan lain-lain. Selain itu juga terdapatberbagai Janis burung (Aves).

POTENSI WISATA ALAM

Daya tarik Obyek
Potensi wisata alam yang utama adalah kawah. Kawah yangsering dikunjungi wisatawan adalah kawah Ratu, Kawah Domus, dan Kawah Upas,Kawah Domas saat ini masih aktif. Selain itu terdapat lipatan dan patahangeologis yang sangat indah.

Kegiatan Wisata yang dapat dilakukan

  1. Menikmati keindahan alam
  2. Lintas alam
  3. Memotret
  4. Wisata ilmiah berupa pengamatan flora dan fauna.

Sarana dan Prasarana
Saat ini ada sarana dan prasarana berupa pintu gerbang,loket karcis, jalan setapak, shelter, MCK, pagar pengamanan dan pos jaga.

AKSESIBILITAS

  1. Cagar Alam danTaman Wisata Alam Tangkuban Perahu dapat dicapai dengan mudah dari 3 jalur,yakni :
  2. Dari arah Selatan: Bandung Lembang Tangkuban Perahu, sejauh 29 Km. dapat dilalui olehsemua kendaraan bermotor.
  3. Dari Arah BaratDaya : Cimahi Cisarua Kampung Parompong Lembang Tangkuban Perahu.
  4. Dari arah Utara :Subang Jalan Cagak Tangkuban Perahu 31 Km.
Edit Terakhir : 13-01-2008 22:21:18
 




Polling
  Menurut Anda Populasi pohon di Kota Bandung
Sangat Banyak
Cukup Banyak
Kurang Banyak
Sedikit
Sangat Kurang


Peta Kawasan Hutan
Pelayanan



 

Copyright © Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat