Dinas Kehutanan Prov Jabar

Jelajahi Geopark Ciletuh yang Mendunia, Ada Taman Purba dan Alluvial

JAKARTA, iNews.id - Geopark Ciletuh Palabuhanratu (GCP) menjadi satu-satunya kawasan di Jawa Barat yang diakui dunia. GCP resmi mendapatkan predikat sebagai UNESCO Global Geopark (UGG) setelah ditetapkan pada sidang Executive Board Unesco ke-204, Komisi Programme and External Relations, pada 12 April 2018 di Paris, Prancis.

Pertimbangan UNESCO mengakui Ciletuh sebagai geopark dunia, bukan tanpa alasan. Sejak penilaian pada awal Agustus 2017, Ciletuh memiliki poin yang bagus di setiap kriteria standar geopark dunia. Keindahan alamnya lengkap. Ada lanskap, gunung, air terjun, sawah, ladang, dan berujung di muara sungai ke laut.

Geopark Ciletuh juga dikelilingi hamparan alluvial dengan batuan unik dan pemandangan yang indah. Di sisi lain, tak hanya perbukitan batuan, Ciletuh juga punya pantai dengan ombak yang disukai para peselancar dunia. Ombak tersebut dapat dinikmati di Pantai Cimaja. Pantai itu sering terpilih sebagai lokasi lomba surfing berskala internasional.

"Unesco Global Geopark Ciletuh memang tetap memesona. Di satu kawasan, sahabat dapat melihat pemandangan alam berupa aneka macam curug, Pantai Plangpang dengan pemandangan Curug Cimarinjung, Bukit Panenjoan, Puncak Darma, dan masih banyak lagi. Satu hari tidak cukup untuk menikmati kawasan Geopark ini. Jika sobat merindukan suasana alam yang tenang, tempat ini bisa menjadi pilihan. Selamat berkunjung," tulis Instagram Indoflashlight, dikutip Senin (4/2/2019).

Dari sisi budaya, kawasan seluas 126.100 hektare ini masih terasa kental dengan nuansa Sunda. Tak hanya dapat mempelajari adat dan budayanya saja, di Geopark Ciletuh, wisatawan juga bisa menikmati beragam objek wisata eksotis. Mulai dari keindahan air terjun Awang, Taman Purba, bukit Panenjioan, dan masih banyak lainnya.

Kawasan Geopark Ciletuh meliputi 74 desa dalam 8 kecamatan yang terbagi menjadi tiga area, yakni Geoarea Ciletuh, Geoarea Simpenan, dan Geoarea Cisolok. Tersebar 50 objek wisata yang bisa Anda nikmati di sana. Bentang alam Ciletuh didominasi oleh tebing-tebing yang menjulang tinggi. Di antara tebing-tebing itu, terdapat sembilan air terjun yang mengalir deras. Yang populer di antaranya adalah Curug Cimarinjung, Curug Cikanteh, dan Curug Awang.

Dengan lanskap alam yang variatif, tak heran jika Geopark Ciletuh juga memiliki kekayaan biodiversitas. Kekayaan flora dan fauna Ciletuh dijaga dalam 5 situs konservasi yang dikelola dengan baik. Situs konservasi itu berupa hutan primer dan sekunder, yakni Cagar Alam Cibanteng, Tangkubanperahu, Suaka Margasatwa Cikepuh, Taman Wisata Alam Sukawayana, dan Konservasi Penyu Hijau.

Geopark Ciletuh juga memiliki garis pantai yang cukup panjang. Jika dihitung, ada 11 pantai yang tersebar di sana. Kebanyakan pantai berpasir putih. Namun, ada pula pantai yang didominasi batuan, sehingga tidak aman disinggahi perahu. Pantai-pantai yang terkenal di antaranya adalah Pantai Ombaktujuh, Batununggul, dan Palangpang. Sedangkan pantai yang jadi tempat bertelur penyu hijau adalah Pantai Cibulakan, Pantai Citirem, dan Pantai Pangumbahan.




Sumber ( https://www.inews.id/travel/destinasi/jelajahi-geopark-ciletuh-yang-mendunia-ada-taman-purba-dan-alluvial/448345)

Telah Dibaca:789 Kali

Link

Polling

  Berapa banyak pohon yang anda tanam dalam setahun?
1 - 5 pohon
5 - 10 pohon
10 - 15 pohon
lebih dari 15 pohon
tidak menanam pohon


Home   Contact   Email   LogIn



Copyright © 2019 Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat