Dinas Kehutanan Prov Jabar

Mangrove Bisa untuk Pewarnaan Batik

Ani Nunung Aryani
CIREBON, (PR).- Ratusan orang dari berbagai perwakilan komunitas, aktivis lingkungan, Aparatur Sipil Negara, TNI dan pelajar ramai-ramai menanam 10 ribu bibit pohon mangrove di Pantai Kesenden Kota Cirebon, Minggu 10 Maret 2019.

Penanaman bibit mangrove dilakukan sebagai salah satu upaya mewujudkan sabuk hijau di sepanjang pantai Kota Cirebon.

Selain memperbaiki ekosistem pantai, manfaat tanaman mangrove atau bakau sangat banyak, baik bagi alam maupun manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Salah satu manfaat tanaman bakau yang bakal segera dikembangkan Pemkot Cirebon untuk mendorong kemanfaatannya bagi pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM), yakni untuk pewarnaan batik alami.

Menurut Wakil Wali Kota Cirebon Eti Herawati, batik pewarna alam yang diproduksi perajin batik Cirebon, baru memanfaatkan sejumlah tanaman yang ada di sekitar lingkungan Sungai Kriyan.

"Pemanfaatan mangrove untuk pewarna alami batik, akan semakin memperkaya produk batik warga Kriyan," katanya saat membuka dan mengawali kegiatan menanam bakau.

Eti juga mengapresiasi kegiatan penanaman pohon mangrove Gerak Setara yaitu gerakan semai, tanam dan rawat, sehingga lebih menjamin tingkat keberhasilan penanaman mangrove.

"Manfaat mangrove sangat banyak mulai dari menahan abrasi, memperbaiki ekosistem dan ada manfaat secara ekonomi yang bisa diambil masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, garis pantai Kota Cirebon perlu dimanfaatkan secara maksimal dan Pemkot Cirebon mengajak semua elemen untuk ikut program penanaman pohon mangrove di sepanjang garis pantai di Kota Cirebon.

"Manfaat lain dari terwujudnya mangrove yakni menjadi destinasi wisata yang bakal menggerakkan roda ekonomi warga sekitar," katanya.

Cegah Intrusi Air

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon Abdullah Syukur menambahkan, ada banyak manfaat mangrove, yang sangat menguntungkan bagi warga maupun lingkungan.

Di antara manfaat mangrove yang penting bagi wilayah pesisir Kota Cirebon selain mencegah intrusi air laut yakni sebagai pencegah dan penyaring alami.

Akar mangrove, katanya, dapat mempercepat penguraian limbah organik yang terbawa ke wilayah pantai. Hutan mangrove juga dapat membantu mempercepat proses penguraian bahan kimia yang mencemari laut seperti minyak dan deterjen, dan merupakan penghalang alami terhadap angin laut dan gelombang laut yang cukup kuat.

"Kalau hutan mangrove di Kota Cirebon terwujud, bisa menjadi tempat perlindungan dan habitat banyak hewan baik darat maupun air. Dan ini potensi ekonomi yang tidak sedikit. Mungkin tidak dalam waktu dekat, tapi kalau kita semua bergotong-royong ikut menjaga, tidak ada yang mungkin," kata Syukur.

Sementara itu, koordinator penanaman pohon dari Brotherhood Cirebon, Herland menuturkan sebelumnya telah dilakukan penanaman 2.000 bibit pohon mangrove dan untuk penanaman kedua ini sebanyak 10.000 pohon.

"Brotherhood Cirebon sendiri punya kegiatan jangka pendek dan jangka panjang, salah satunya kegiatan penanaman pohon mangrove," tuturnya.***


Sumber ( https://www.pikiran-rakyat.com/jawa-barat/2019/03/10/mangrove-bisa-untuk-pewarnaan-batik)

Telah Dibaca:19 Kali

Link

Polling

  Berapa banyak pohon yang anda tanam dalam setahun?
1 - 5 pohon
5 - 10 pohon
10 - 15 pohon
lebih dari 15 pohon
tidak menanam pohon


Home   Contact   Email   LogIn



Copyright © 2019 Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat