Dinas Kehutanan Prov Jabar

Mutasi ASN Digodok Dengan Matang

BANDUNG - Mutasi ASN dilingkungan Pemprov Jawa Barat dilakukan melalui penilaian yang adil dan wajar dengan tujuan untuk mendukung taeget Jabar Juara.

Hak itu dikatakan Kepala BKD Yeri Yanuar dalam Japri yang digelar di Gedung Sate Bandung, Selasa (8/10). "Kompetensi menjadi hal utama dalam mutasi Jabatan," tegasnya.

Ada tiga hal yang menjadi pertimbangan BKD dalam melakukan mutasi dan promosi Jabatan, antara lain kualifikasi, kompetensi dan  kinerja. Kualifikasi akan dilihat dari tingkat pendidikan formal yang dimiliki. Kompetensi dapat dilihat dari berbagai keahlian dan sertifikat yang dimiliki, dan kinerja selama menjadi ASN akan terlihat.

"Kami menggunakan pendekatan merit sistem, dengan cara demikian maka dimasa nanti tidak akan ada open biding, sebab data ASN sudah siap, tinggal nanti dipilih yang paling bagus," jelasnya.

Bahkan untuk penilaian akan dilakukan oleh pimpinan sekita 40 persen, rekan sekerja sebesar 35 persen, bawahan sebesar 20 persen dan hanya 5 persen yang berasal dari penilaian diri sendiri.

Untuk meningkatkan kualitas ASN, maka BKD memiliki beberapa program peningkatan antara lain memberikan beasiswa untuk mengenyam pendidikan doktor di luar negeri. BKD menargetkan dapat menciptakan lulusan doktor luar negeri sebanyak 300 orang. 

"Saat ini baru 75 yang kita kirimkan ke luar negeri untuk mengikuti pendidikan doktor," tutupnya. Jo



Sumber ( https://jabarprov.go.id/index.php/news/33640/2019/07/09/Mutasi-ASN-Digodok-Dengan-Matang)

Telah Dibaca:288 Kali

Link

Polling

  Berapa banyak pohon yang anda tanam dalam setahun?
1 - 5 pohon
5 - 10 pohon
10 - 15 pohon
lebih dari 15 pohon
tidak menanam pohon


Home   Contact   Email   LogIn



Copyright © 2019 Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat