DUKUNG CITARUM HARUM, 7 PERUSAHAAN DI KARAWANG TANAM 3.600 POHON
Jum'at, 20 April 2018


KARAWANG - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, bersama tujuh perusahaan melakukan aksi menanam pohon di bantaran Sungai Citarum, Kamis (19/4/2018). Sebanyak 3.600 pohon sumbangan dari perusahaan ini ditanam secara serentak di bantaran Sungai Citarum di Desa Telukjambe, Kecamatan Telukjambe Timur. "Penanaman pohon ini merupakan komitmen kita pemerintah daerah dan juga sejumlah perusahaan yang beroperasi di Karawang guna mendukung program pemerintah Citarum Harum. Kabupaten Karawang dilintasi Sungai Citarum sejauh 129 kilometer atau hampir setengah dari panjang Sungai Citarum yang mencapai 300 kilometer. Tentunya dukungan ini bisa memberikan dampak yang signifikan keberhasilan pemerintah," kata Kepala DLHK Karawang Wawan Setiawan seusai kegiatan penanaman. Menurut Wawan, pemerintah daerah bersama tujuh perusahaan yaitu PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, PT Multi Indo Mandiri, PT Pupuk Kujang, PT PLN, Pengelola Kawasan KIIC, PT HM Sampoerna, dan Yayasan Inspirasi Anak Bangsa secara bersama melakukan penanaman pohon di bantaran Sungai Citarum.
PERHUTANI BUKA OBJEK WISATA BALE CAANG
Jum'at, 20 April 2018


BANDUNG, PERHUTANI (24/3/2018) | Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Barat dan Banten membuka objek Wisata Kuliner Bale Caang di wilayah Wana Wisata Cikole Jayagiri Bandung Jawa Barat. Pembukaan Bale Caang diawali dengan acara Shout Out Day berupa aksi parade Band dari komunitas binaan Djarum. Dengan dibukanya Bale Caang diharapkan dapat menjadi pusat berkegiatan asik di hutan yang menawarkan suasana alam hutan pinus. Wana Wisata Cikole Jayagiri sebelumnya telah menawarkan berbagai kegiatan diantaranya berkemah, outbond, offroad, berkuda, Archery Battle, kuliner dan wisata harian lainya. Yang tidak kalah menarik, Bale Caang akan menawarkan beragam kuliner nasional dengan menu andalan sate Maranggi, susu Lembang dan bajigur. Dalam Sambutannya Kepala Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Barat dan Banten, Andi Purwadi menyampaikan bahwa wisata kuliner secara bertahap akan dikembangkan di wilayah kerja Perum Perhutani Jawa Barat dan Banten yang disesuaikan dengan standarisasi wisata Perum Perhutani."
DORONG OPTIMALISASI LAHAN HUTAN NEGARA
Kamis, 19 April 2018


JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendorong optimalisasi pemanfaatan lahan hutan negara. Itu bisa bisa mendongkrak ekonomi masyarakat melalui lahan tambak. Untuk itu, secara simbolis, 600 ribu benih udang ditebarkan pada area tambak Cluster I di petak 2B dan 3A berjenis udang vanname. "Saya ingin memastikan lahan hutan negara yang telah diberikan bisa dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan perekonomian. Di sini, pemerintah juga terus melakukan pengawasan pelaksanaan sejumlah program di masyarakat," tutur Menteri BUMN Rini M. Soemarno kala menebar benih udang di area tambak nelayan di kawasan Perhutanan Sosial Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Selasa (17/4) kemarin. Selain itu, juga dilakukan program revitalisasi lahan tambak dan perbaikan infrastruktur pendukung pada area tambak. Revitalisasi dilakukan seiring dengan kendala cuaca dan banjir yang mengganggu kelangsungan hidup benih udang. Salah satunya dengan melakukan penanamana tanaman mangrove sebanyak 8.250 pohon dan perbaikan-perbaikan infrastruktur pendukung. Perbaikan infrastruktur dilakukan antara lain melalui perbaikan dan pengerasan jalan, pengadaan dan instalasi jaringan listrik, serta pengadaan infrastruktur pendukung tambak seperti pembangunan saung, menara pantau, kincir air fishery, pompa air, genset, rumah gensetdan tempat penampungan hasil tambak.
PENDAMPINGAN "BERTEMAN" DUKUNG PERCEPATAN PERHUTANAN SOSIAL
Kamis, 19 April 2018


Jakarta, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Rabu, 18 April 2018. Pemberian akses pengelolaan hutan kepada masyarakat seluas 12,7 juta ha melalui skema perhutanan sosial yang diusung KLHK, memerlukan pendampingan dari berbagai pihak, baik oleh penyuluh, lembaga swadaya masyarakat, perguruan tinggi maupun dunia usaha. Mendukung upaya pendampingan ini, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM KLHK menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Tenaga Pendamping Kelompok Pemegang Ijin Perhutanan Sosial di Balai Diklat LHK Kadipaten, Majalengka, Jawa Barat. "Sesuai arahan Presiden Jokowi, program ini jangan hanya memperhatikan capaian luasan, tetapi secara kualitas, masyarakat sejahtera lingkungan terjaga kelestariannya," menurut Direktur Kemitraan Lingkungan BP2SDM, Jo Kumala Dewi, saat pembukaan kegiatan (17/04/2018). Disampaikan Jo Kumala Dewi, program Perhutanan Sosial tidak hanya berhenti sampai dikeluarkannya ijin pengelolaan, namun kelompok tani hutan juga harus menyusun rencana kegiatan usaha, rencana kelola kawasan, kelola kelembagaan. "Disinilah kehadiran pendamping kelompok menjadi penting untuk mendukung keberhasilan program perhutanan sosial," lanjutnya.
PEMKOT BANDUNG TERUS TANAM POHON DI BANTARAN SUNGAI
Rabu, 18 April 2018


BANDUNG,(PRFM) - Untuk menciptakan Kota Bandung yang lebih hijau, bersih dan nyaman, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya menata berbagai bidang, salah satunya bidang lingkungan. Bagian dari pembangunan bidang lingkungan, seluruh sungai yang melintas Kota Bandung ditanami pohon. Penanaman pohon tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya erosi, mengendalikan angkutan sedimen, mengendalikan sedimentasi dan pencegahan terjadinya kerusakan lingkungan. Berdasarkan catatan, pada 2015 lalu, Kota Bandung terdapat sekitar 4 juta pohon. Jika hal itu berjalan lancar maka lingkungan Kota Bandung, khususnya bantaran sungai Cikapundung menjadi lebih nyaman dan asri, bahkan bisa dikunjungi oleh wisatawan. Sebaai contoh, Cikapundung Riverspot di Jalan Ir Soekarno. Kepala Bidang Pertamanan Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Pertanahan dan Pertamanan Kota Bandung (DPKP3), Iwan Sugiono



Berita

Dukung Citarum Harum, 7 Perusahaan di Karawang Tanam 3.600 Pohon
Jum'at, 20 April 2018

Perhutani buka Objek Wisata Bale Caang
Jum'at, 20 April 2018

Dorong Optimalisasi Lahan Hutan Negara
Kamis, 19 April 2018

Pendampingan "BERTEMAN" Dukung Percepatan Perhutanan Sosial
Kamis, 19 April 2018

Pemkot Bandung Terus Tanam Pohon di Bantaran Sungai
Rabu, 18 April 2018

Peringati Hari Air Dunia, BBWS Ciliwung Cisadane Tanam 120 Pohon di Situ Rawa Pulo
Rabu, 18 April 2018

Taman Hutan Kota Pun Ditata
Selasa, 17 April 2018

1 2 3 4 5
 
Sorotan Kita
BEDA RAFFLESIA ARNOLDII DAN BUNGA BANGKAI
Rabu, 10 Januari 2018

Jakarta, CNN Indonesia -- Sudah 25 tahun bunga Rafflesia arnoldii ditetapkan sebagai bunga nasional Indonesia. Penetapan tersebut sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 4 tahun 1993. Sebagai bunga nasional, Rafflesia arnoldii diberi gelar puspa langka. Dalam bahasa Indonesia, Rafflesia arnoldii disebut juga sebagai padma raksasa. Bunga ini memiliki ukuran yang sangat besar. Bunga ini bahkan dinobatkan sebagai bunga terbesar di dunia. Dengan kelopak yang berwarna merah terang dan motif bunga parasit ini memiliki bau busuk yang sangat menyengat.

Link

Polling

  Berapa banyak pohon yang anda tanam dalam setahun?
1 - 5 pohon
5 - 10 pohon
10 - 15 pohon
lebih dari 15 pohon
tidak menanam pohon