POPULASI HEWAN DUNIA ANJLOK SEPERTIGA DALAM 40 TAHUN TERAKHIR
Rabu, 16 Mei 2012
Jumlah hewan liar, ikan dan burung di dunia telah anjlok hampir sepertiga dalam 40 tahun terakhir akibat eksploitasi sumber daya alam berlebihan dari manusia.
World Wildlife Fund (WWF) mengatakan lebih dari 2.500 spesies mamalia, burung, reptil, amfibi dan ikan beresiko punah.
2.000 HA HUTAN DI TASIKMALAYA DIDUGA DIRAMBAH WARGA
Rabu, 16 Mei 2012
Dinas Kehutanan Pemkab Tasikmalaya menyebutkan kawasan hutan yang dirambah warga saat ini mencapai 2.119 hektare tersebar di empat kecamatan yaitu Cipatujah, Cineam, Pancatengah dan Cikatomas.
Sedangkan kawasan hutan yang berpotensi jadi lahan produksi mencapai 271.000 hektare terdiri dari 33.000 hektare hutan rakyat, 43.000 hektare hutan negara, 16.000 hektare hutan lindung, 5.000 hektar hutan produksi dan 22.000 haktare hutan produksi terbatas.
PENGEMBANGAN BIOENERGI PERLU UPAYA TERINTEGRASI
Rabu, 16 Mei 2012
"Bioenergi ini juga sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan ketahanan dan kemandirian energi nasional, meski masih banyak tantangan yang harus dihadapi seperti investasi awal yang tinggi dengan biaya produksi yang juga relatif tinggi," kata Milton dalam Diskusi nasional "Mau Dibawa Kemana Bahan Bakar Nabati Indonesia? Sinergis, Inovatif, Sinambung" di Ruang Seminar Sekolah Arsitektur Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan Institut Teknologi Bandung, Jln. Ganesa Bandung, Selasa (15/5).
AKTIVIS LINGKUNGAN PROTES PEMANGKASAN POHON
Rabu, 16 Mei 2012
Warga dan aktivis lingkungan memprotes pemangkasan sampai habis pohon peneduh, di sejumlah jalan di Kota Cirebon.
Menurut Direktur Yayasan Buruh dan Lingkungan Hidup (YBLH) Yoyon Suharyono, Pemkot Cirebon kerap menempuh kebijakan yang tidak prolingkungan. "Beberapa kali kami kritisi soal penebangan pohon yang semena-mena. Tapi ternyata terus berulang," kata Yoyon, Selasa (15/5/12).
AKSES JALAN KE PAPANDAYAN RUSAK
Selasa, 15 Mei 2012
Beberapa titik di sepanjang jalan di kawasan hutan menuju Gunung Papandayan di Kec. Cisurupan, Kab. Garut rusak parah. Kondisi tersebut dikeluhkan sejumlah wisatawan karena mengganggu kenyamanan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kerusakan itu salah satunya terjadi di ruas jalan Desa Sirnagalih, Kec. Cisurupan. Selain berlubang cukup dalam, jalan juga bergelombang dan banyak aspal yang sudah terkelupas.