HARI JADI KE-74 JABAR: KOLABORASI DAN INOVASI KUNCI JABAR JUARA LAHIR BATIN
Selasa, 20 Agustus 2019


KOTA BANDUNG - Provinsi Jawa Barat (Jabar) menginjak usia 74 tahun pada 19 Agustus 2019. Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil berterima kasih kepada seluruh ASN dari tingkat provinsi hingga desa yang telah menjadikan Jabar provinsi termaju. Berikutnya, pekerjaan rumah ASN di Tanah Pasundan adalah mewujudkan visi Jabar Juara Lahir dan Batin. Emil --sapaan Ridwan Kamil-- mengingatkan, visi bisa dicapai dengan kolaborasi dan inovasi. "Visi mewujudkan Jawa Barat Juara Lahir dan Batin dengan inovasi dan kolaborasi pada tahun 2023 tidak akan terjadi tanpa kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas semua pihak," kata Emil dalam apel besar peringatan hari jadi Jabar ke-74 di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Senin (19/8/19).
SESEPUH JABAR HADIRI PERINGATAN HUT JABAR DI LAPANGAN GASIBU
Selasa, 20 Agustus 2019


BANDUNG - Sejumlah tokoh masyarakat dan sesepuh Jawa Barat hadir mengikuti apel upacara peringatan HUT Jawa Barat ke -74 Tahun di Lapangan Gasibu Bandung, Senin (19/8). Sebelum Gubenur Jabar Ridwan Kamil menyampaikan sambutan dan amanatnya, tokoh Jabar lainnya diperkenankan untuk memberikan sepatah kata kepada peserta yang hadir. Antara lain mantan gubenur Dany Setiawan dan mantan PLh Gubenur yang juga sebagai sesepuh tokoh Jabar M. Iriawan. Dany Setiawan membacakan sambutan dengan menggunakan bahasa Sunda Buhun, sementara Iriawan juga membacakan sambutan dalam bahasa Sunda namun sekaligus menerjemahkannya dalam bahasa Indonesia.
MENGELOLA BISNIS PERHUTANAN, MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
Senin, 19 Agustus 2019


KOTA BANDUNG - Kadep Perencana Pengembangan Bisnis Perum Perhutani Divre Jawa Barat (Jabar) dan Banten Cucu Suparman mengatakan, bisnis perhutanan sudah menyentuh sektor pariwisata. Situasi tersebut menjadi keuntungan bagi Provinsi Jabar yang memiliki hutan seluas 816.603 hektare. Menurut Cucu, pengamanan RHL (Rehabilitasi Hutan dan Lahan) dan sejumlah terobosan perlu dilakukan guna meningkatkan potensi bisnis wisata hutan. Jika potensi itu berhasil dikelola, roda ekonomi masyarakat di sekitar akan berputar semakin cepat. "Kita lakukan pemantapan kawasan, serta kolaborasi dengan masyarakat," kata Cucu saat menjadi pembicara dalam Jabar Punya Informasi (Japri) edisi #37, di Halaman Belakang Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (16/8/19).
DUPLIKAT BENDERA PUSAKA SELURUH INDONESIA TERNYATA DIBUAT DI JABAR
Senin, 19 Agustus 2019


ANDUNG - Bendera merah putih yang berkibar setiap tanggal 17 Agustus di upacara peringatan kemerdekaan tingkat kabupaten kita seluruh Indonesia, ternyata dibuat di Jawa Barat terutama Bandung dan Bogor. Mantan Paskibraka tahun 1984 Rudi Mulyana mengisahkan, duplikat bendera pusaka itu mulai dibuat dan disebarkan ke seluruh Indonesia tahun 1969-1970. "Mulai direncanakan pembuatan duplikat bendera pusaka untuk seluruh Indonesia itu tahun 1969, lalu benar-benar terealisasi tahun 1970. Waktu itu atas koordinasi perindustrian bendera didisain di Institut Teknologi Tekstil atau ITT Bandung, lalu ditenun di Ratna Alam Sutra Bogor" ujar Rudi berkisah, yang ditemui usai pengukuhan Paskibraka Provinsi Jabar di Gedung Sate, Kamis sore (15/8/2019).
PROGRAM PEMDAPROV JABAR UNTUK ATASI ISU LINGKUNGAN: DARI SI PERUT LAPER HINGGA TPPAS
Kamis, 15 Agustus 2019


JAKARTA -- Sesuai amanat UU No.32/ 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH), pemerintah baik pusat maupun daerah harus mengembangkan sistem informasi yang mendukung pelaksanaan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Dalam kepemimpinan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil dan Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum, amanat itu dijalankan lewat program Green Leadership dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk mempercepat pertumbuhan dan pemerataan pembangunan berbasis lingkungan dan tata ruang yang berkelanjutan



JAKARTA -- Sesuai amanat UU No.32/ 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH), pemerintah baik pusat maupun daerah harus mengembangkan sistem informasi yang mendukung pelaksanaan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Dalam kepemimpinan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil dan Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum, amanat itu dijalankan lewat program Green Leadership dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk mempercepat pertumbuhan dan pemerataan pembangunan berbasis lingkungan dan tata ruang yang berkelanjutan

SOROTAN

BUDIDAYA KAPULAGA : KEGIATAN DI HUTAN RAKYAT YANG MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT DESA KALIJAYA, KABUPATEN CIAMIS
Jum'at, 28 Juni 2019

A. Compactum, yang di Indonesia dikenal sebagai kapulaga, memiliki beberapa nama lokal diantaranya, kapulogo (Jawa), kapol (Sunda), karkolaka (Bali),dan garidimong (Sulawesi Selatan). Tanaman kapulaga saat ini ditanam dan dihasilkan secara komersial terutama di Jawa Barat dan Sumatera bagian selatanSebagai tanaman yang telah dibudidayakan secara komersial di Jawa Barat, kapulaga secara umum dibudidayakan di bawah tegakan tanaman pokok. Sebagai tanaman bawah kapulaga mempunyai banyak manfaat baik secara ekologi maupun ekonomi. Secara ekologi sangat bermanfaat diantaranya untuk menahan erosi dan meningkatkan infiltrasi air tanah. Manfaat ekonomi kapulaga secara umum sudah dirasakan oleh petani karena harga yang cukup tinggi. Pada tahun 2018 kisaran harga kapulaga kering Rp. 80.000 - 120.000,-/kg.

Index Sorotan

AGENDA
M S S R K J S
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31


Polling

  Berapa banyak pohon yang anda tanam dalam setahun?
1 - 5 pohon
5 - 10 pohon
10 - 15 pohon
lebih dari 15 pohon
tidak menanam pohon

Home   Contact   Email   LogIn



Copyright © 2019 Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat