Hero section image background

MIGRASI BURUNG RAPTOR

Minggu, 1 Desember 2024

Kabar Dishut

761

Postingan ini dilihat

1

Postingan ini dibagikan

Poster post MIGRASI BURUNG RAPTOR

Bandung - Migrasi merupakan peristiwa berpindahnya penduduk dari suatu tempat ke tempat lainnya. Tidak hanya bagi manusia, sekumpulan burung juga melakukan migrasi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Peristiwa ini disebut sebagai migrasi burung. Migrasi burung merujuk pada perjalanan musiman yang dilakukan banyak spesies burung, termasuk spesies burung raptor. 

 

Setiap tahunnya, langit-langit Indonesia menjadi panggung spektakuler ketika ribuan burung raptor melakukan perjalanan migrasi melintasi langit tropis. Kehadiran mereka memberikan warna baru pada ekosistem dan menandai awal dari musim migrasi yang penuh perjuangan serta rute perjalanannya yang cukup panjang. 

 

Salah satu kawasan yang dilintasi kawanan spesies burung raptor adalah Pulau Jawa. Tepatnya ada di Taman Hutan Raya Ir.H. Djuanda, Kota Bandung. Ada 3 jenis burung raptor yang melintasi Tahura Djuanda, yaitu burung raptor Singkep Madu Asia, Alap-alap Nippon, dan Alap-alap Cina. Burung raptor jenis tersebut adalah seekor karnivora atau predator utama yang memakan jenis-jenis hewan kecil, ular, tikus, dan sebagainya kecuali burung raptor Singkep Madu Asia yang makanannya adalah madu. 

 

Kemudian, perjalanan migrasi burung raptor ini cukup panjang sehingga bisa melintasi tanah air. Dimulai dari negara Cina, lalu ke Jepang, kemudian memasuki kawasan Asia Tenggara tepatnya di Indonesia yaitu Sumatera, Jawa, sampai rute terakhirnya di Nusa Tenggara dan negara Australia.  

 

Burung raptor, dengan sayap kokoh dan mata tajam mereka, menghiasi langit-langit Indonesia sebagai bagian dari siklus alam yang tak terhitung. Mereka tidak hanya memberikan tontonan yang memukau, tetapi juga memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dengan mengendalikan populasi hewan di sepanjang rute migrasi mereka.

 

Kedatangan burung raptor migran bukan hanya kejadian alam biasa. Ini adalah pengingat akan keajaiban migrasi panjang yang dilakukan oleh makhluk-makhluk kecil ini dan kebutuhan kita untuk menjaga kelestarian lingkungan supaya menjadi rumah yang nyaman bagi mereka.

 

 

 

oleh: Humas Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat

 

Sumber: instagram @dishut_jabar

Penulis: Humas Dishut