
Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, 4 September 2026 – Komitmen menjaga kelestarian lingkungan tidak berhenti pada aksi penanaman semata, melainkan pada keberlanjutan perawatannya secara konsisten. Hal inilah yang ditunjukkan melalui aksi nyata pemeliharaan, penyiraman, hingga pengecekan berkala yang digelar di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Jumat (4/9/2026).
Seluas hampir 17 hektare yang merupakan area hutan binaan Rimbawan Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan monitoring ini melibatkan kolaborasi lintas pihak, mulai dari Kepala Desa Pasirlangu dan masyarakat sekitar, Rimbawan Jawa Barat, komunitas hingga Jaga Leuweung Kabupaten Bandung Barat (KBB). Sinergi ini hadir untuk memastikan setiap bibit tanaman yang sebelumnya telah ditanam dapat tumbuh secara optimal dan konsisten terawat.
Berdasarkan hasil pemantauan langsung di lokasi, kondisi tanaman menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Tanaman-tanaman tersebut tampak tumbuh sehat, ditandai dengan munculnya tunas-tunas baru. Kehadiran tunas hijau ini menjadi bukti keberhasilan fase awal vegetasi sekaligus menyuntikkan semangat baru bagi para penggiat lingkungan untuk terus mengawal pertumbuhannya.
Selain fokus pada perawatan teknis seperti penyiraman dan pemantauan vegetasi, momentum ini juga dimanfaatkan untuk memberikan edukasi serta imbauan kepada masyarakat Desa Pasirlangu. Warga diajak untuk aktif menjaga keberadaan pohon, menghindari penebangan liar, serta konsisten menanam dan merawat pohon di lingkungan sekitar.
Langkah ini krusial mengingat keberadaan pohon memiliki peran vital dalam menyerap air hujan dan menjaga ketersediaan cadangan air tanah kawasan hilir. Melalui pemeliharaan yang berkesinambungan, tanaman-tanaman ini diharapkan tumbuh semakin kuat, membentuk ekosistem hutan yang lestari, serta memberikan manfaat ekologis maupun ekonomi bagi masyarakat hingga generasi mendatang.
Penulis: Virnie Ramadhani Rahayu dan Adela Sintia Rahmayanti



