
PANGANDARAN – Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat kembali menyelenggarakan Pasar Pasisian Leuweung pada 25–26 September 2026 di Pantai Balekembang, Desa Kertamukti, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran. Kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkenalkan potensi produk kehutanan dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus merayakan kekayaan budaya serta kreativitas masyarakat.
Pasar Pasisian Leuweung Balekembang menghadirkan beragam kegiatan yang dapat dinikmati masyarakat. Rangkaian acara meliputi gelar produk kehutanan dan UMKM, kuliner, pasar murah, penanaman pohon, jalan sehat, serta terapi kesehatan Abitera. Selain itu, pengunjung juga dapat menyaksikan berbagai pertunjukan seni tradisional, seperti pencak silat, kuda lumping, dan ronggeng gunung.
Beragam kegiatan tersebut menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk datang dan berpartisipasi dalam Pasar Pasisian Leuweung Balekembang. Tidak hanya menjadi tempat berkumpul dan menikmati berbagai hiburan, kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan dan memasarkan produknya secara langsung kepada pengunjung.
Antusiasme masyarakat yang hadir turut dirasakan oleh para pedagang dan pelaku usaha yang berpartisipasi. Salah satunya disampaikan oleh pedagang warung durian asal Cigugur (Cimindi). Ia mengungkapkan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini membawa dampak positif bagi usahanya, terutama dari aktivitas pengunjung yang datang untuk mengikuti acara sekaligus berbelanja.
“Dengan adanya ini, kami ikut senang. Omzet hari ini juga lumayan karena pesertanya antusias untuk datang dan mengikuti acara, sekaligus berbelanja makanan dan jajanan yang ada di sini,” ungkapnya.
Manfaat serupa juga dirasakan oleh penjual olahan kopi dari Kelompok Tani Hutan (KTH) Marga Wiwitan, Kecamatan Panawangan. Keikutsertaannya dalam Pasar Pasisian Leuweung Balekembang menjadi kesempatan untuk memperluas jangkauan pemasaran dan memperkenalkan produk kepada konsumen yang lebih beragam.
“Terima kasih kepada Dinas Kehutanan yang sudah mengajak kami untuk ikut dalam acara ini. Jujur, kegiatan ini sangat membantu, terlebih dalam mengenalkan produk kita kepada konsumen lainnya,” tuturnya.
Selain mendukung pemasaran produk lokal, kegiatan penanaman pohon yang menjadi bagian dari rangkaian acara turut membawa pesan mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Hal ini sejalan dengan upaya memperkenalkan potensi kehutanan yang tidak hanya memiliki nilai ekologis, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi kehidupan dan perekonomian masyarakat.
Melalui Pasar Pasisian Leuweung Balekembang, Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat membuka ruang bagi pelaku UMKM dan Kelompok Tani Hutan untuk memperkenalkan produk unggulan mereka kepada masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempertemukan potensi kehutanan, aktivitas ekonomi masyarakat, pelestarian lingkungan, dan kekayaan budaya lokal dalam satu rangkaian acara.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan produk lokal semakin dikenal masyarakat, peluang usaha semakin terbuka, serta kepedulian terhadap kelestarian hutan dan lingkungan dapat terus tumbuh.
Penulis: Adela Sintia Rahmayanti



