Hero section image background

Pasar Pasisian Leuweung Kenalkan Produk dan Potensi Masyarakat Sumedang

Rabu, 2 September 2026

Berita Umum

16

Postingan ini dilihat

1

Postingan ini dibagikan

Poster post Pasar Pasisian Leuweung Kenalkan Produk dan Potensi Masyarakat Sumedang

Sumedang, 23 Agustus 2026 – Pasar Pasisian Leuweung digelar pada tanggal 22–23 Agustus 2026 di Desa Pasirnanjung, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang. Kegiatan ini menghadirkan berbagai potensi masyarakat, mulai dari hasil bumi, produk pertanian, kopi olahan, hingga hasil hutan.

Selain stan produk, Pasar Pasisian Leuweung juga diisi dengan berbagai kegiatan seni dan kegiatan yang melibatkan masyarakat. Pengunjung dapat melihat pertunjukan tari dan pencak silat, mengikuti lomba mewarnai, hingga kegiatan menanam pohon.

Pada Minggu pagi, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, Dodit Ardian Pancapana, hadir di lokasi kegiatan. Kedatangannya disambut dengan lengser dan pengalungan bunga, kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan seni dan pencak silat.

Rangkaian kegiatan selanjutnya diisi dengan seremonial penanaman pohon. Kegiatan ini menjadi salah satu bagian dari Pasar Pasisian Leuweung yang mengajak masyarakat untuk ikut memperhatikan lingkungan di sekitarnya.

Setelah penanaman pohon, pengunjung dapat mengunjungi stan UMKM dan Kelompok Tani Hutan (KTH). Berbagai produk lokal ditampilkan di stan tersebut, termasuk produk hasil hutan seperti kopi dan madu.

Salah satu produk yang diperkenalkan adalah Kopi Wanoh dari Toko Kopi Nyaba. Kopi tersebut menggunakan hasil kopi dari kawasan Gunung Kareumbi, Jawa Barat, yang kemudian diolah menjadi produk kopi.

Produk lainnya berasal dari KTH Lebah Madu Pasundan. Kelompok ini membudidayakan lebah madu Trigona atau yang dikenal dengan sebutan teuweul. Madu menjadi salah satu hasil yang dikembangkan dan dipasarkan oleh kelompok tersebut.

Kehadiran produk kopi dan madu di Pasar Pasisian Leuweung menunjukkan bahwa hasil yang berasal dari kawasan hutan dapat dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat. Produk tersebut juga menjadi bagian dari potensi lokal yang diperkenalkan kepada pengunjung selama kegiatan berlangsung.

Tidak hanya produk, kegiatan ini juga menjadi tempat bertemunya masyarakat melalui berbagai aktivitas. Lomba mewarnai, pertunjukan tari, dan kegiatan menanam turut meramaikan Pasar Pasisian Leuweung selama dua hari pelaksanaan.

Rangkaian kegiatan tersebut sejalan dengan semangat ngamumule alam jeung budaya, ngaronjatkeun ékonomi, jeung ngahijikeun lembur. Melalui Pasar Pasisian Leuweung, masyarakat dapat memperkenalkan produk dan potensi yang ada di lingkungannya sekaligus ikut terlibat dalam kegiatan seni dan lingkungan.

Pasar Pasisian Leuweung menjadi salah satu kegiatan yang mempertemukan produk masyarakat, kesenian, dan kegiatan lingkungan dalam satu rangkaian acara. Kehadiran UMKM dan KTH juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperkenalkan hasil yang mereka kembangkan kepada pengunjung.

 

Penulis: Adela Sintia Rahmayanti

Tags

  • pasarleuweung
  • dinaskehutanan
  • pasarpasisianleuweung
  • kelompoktanihutan
  • umkm