
SETU, BEKASI – Suasana kawasan Setu, Kabupaten Bekasi beubah menjadi lautan antusiasme warga. Gelaran Pasar Pesisian Leuweng yang digagas UPTD P2HH Dinas Kehutanan Jawa Barat sukses menyuguhkan pesta rakyat. Acara ini menggabungkan kebangkitan ekonomi lokal, edukasi lingkungan, serta hiburan budaya yang memikat hati.
Ada Apa Saja Di Pasar Pesisian Leuweng Setub Bekasi?
Pasar Pesisian Leuweung hadir bukan sekedar tempat transaksi jual beli biasa, melainkan wadah selebrasi dan ruang apresiasi warga bagi para pelaku usaha serta seni lokal. Pengunjung disambut dengan daya tarik utama:
- Jajanan & Kuliner UMKM: Deretan lapak menyajikan aneka jajanan ringan, kuliner tradisional khas daerah, hingga makanan berat yang menggugah selera.
- Kerajinan tangan; Hasik karya unik dan kreatif dari para pelaku UMKM Lokal yang memamerkan daya cipta warga.
- Stand Pedagang KTH & UMKM: Kolaborasi antara Kelompok Tani Hutan (KTH) dan UMKM yang menjajakan beragam produk lokal unggulan hingga hasil hutan.
- Permainan Tradisional: Area wahana nostalgia permainan tradisional yang bebas dimainkan oleh pengunjung segala usia.
- Penampilan Tari Tradisional: Pertunjukan seni tari daerah yang memukau dan menambah kental nuansa kebudayaan.
- Berbagai Lomba Meriah: Serangkaian lomba interaktif yang berlangsung penuh gelak tawa dan keceriaan warga.
- Ruang Berkumpul & Berkolaborasi: Menjadi wadah terbuka bagi masyarakat lokal untuk berkarya, berdaya, dan tumbuh bersama di tengah kawasan hijau.
Sentuhan Musik dan Warna dari Farid Putra Mbah Surip
Daya tarik panggung hiburan makin membakar semangat pengunjung saat talent utama tampil. Penampilan Farid, putra dari maestro seniman legendaris Indonesia almarhum Mbah Surip, menjadi magnet perhatian tersendiri.
Tampil nyentrik dengan busana khas penuh warna, gaya eksentrik, serta senyum hangatnya, Farid membawa aura positif yang seketika mencairkan suasana. Lewat alunan musik santai penuh energi ramah, ia sukses mengajak pengunjung bernyanyi dan bergoyang bersama di bawah naungan rindangnya pepohonan Setu.
Menjaga Alam, Menguatkan Ekonomi
Keberhasilan Pasar Pasisian Leuweung di Setu Bekasi ini membuktikan bahwa edukasi kelestarian alam dan penguatan ekonomi warga dapat berjalan beriringan tanpa kehilangan sentuhan hiburan rakyat. Sinergi antara UPTD P2HH Dishut Jabar, para mitra, panitia, dan warga Setu menjadi bukti nyata besarnya potensi ruang terbuka hijau. Kemeriahan ditutup dengan senyuman puas dari para pedagang dan pengunjung. Sampai jumpa di gelaran Pasar Pasisian Leuweung berikutnya!
Penulis: Virnie Ramadhani Rahayu dan Regita Nur Agustina



